Showing posts with label sungai. Show all posts
Showing posts with label sungai. Show all posts

Sunday, 29 June 2014

Petanda Kiamat - Sungai Euphrates Di Syria Hampir Sepenuhnya Kering

Petanda Kiamat - Sungai Euphrates Di Syria Hampir Sepenuhnya Kering | Sungai Euphrates di Syria hampir sepenuhnya kering. Gambar ini diambil 24/05/2014 Punca kering adalah Sebab Turki memotong air untuk Syria SubhanAllah ini perkara yang luar biasa. Sungai Efrat kering adalah perkara yang amat menakutkan kita semua..Inilah Tanda kiamat yang semakin jelas YANG kita lihat.






Rasulullah SAW bersabda, Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan ‘gunung emas’ yang mendorong manusia berperang. 99 dari 100 orang akan tewas (dalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata, ‘Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup’. (HR Bukhari). 



 Dalam riwayat lainnya, Rasulullah bersabda, Sudah dekat suatu masa di mana Sungai Eufrat akan menjadi surut airnya, lalu tertampak perbendaharaan daripada emas, maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu. (HR Bukhari Muslim).






Imam Bukhari juga meriwayatkan hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda, Segera Sungai Eufrat akan memperlihatkan kekayaan (gunung) emas. Maka, siapa pun yang berada pada waktu itu tidak akan dapat mengambil apa pun darinya. Imam Abu Dawud juga meriwayatkan hadis yang sama.



Dalam hadis itu, Rasulullah pernah bersabda bahwa sungai yang mengalir di tiga negara besar, Turki, Suriah, dan Irak itu pada saatnya nanti akan menyingkapkan harta karun yang besar berupa gunung emas. Selain itu, dalam kitab Al-Burhan fi `Alamat al-Mahdi Akhir az-Zaman diungkapkan bahwa keringnya Sungai Eufrat merupakan saat datangnya al-Mahdi sebagai akhir zaman.




View the original article here

Tuesday, 24 June 2014

Misteri Kehidupan Di Dasar Sungai Congo

Sungai Congo (juga disebut Sungai Zaire) adalah sungai terbesar di Afrika Tengah bahagian Barat. Sungai ini memiliki panjang sekitar 4.700 km, menjadikannya sebagai sungai terbesar kedua di Afrika (setelah sungai Nil). Sungai ini mengalir melalui hutan hujan terbesar di dunia. Nama Kongo berasal dari Kerajaan Kongo. Dari tahun 1971 sampai 1997, pemerintah Zaire menyebutnya Sungai Zaire.

Peta Benua

Sungai Congo merupakan sempadan wilayah antara negara Congo Brazzaville dan Congo Kinshasa (RDC), arusnya mengalir sangat deras dengan kecepatan hingga mencapai sekitar 3 knots.Di sepanjang sungai terutama daerah-daerah terpencil, suasana hijau rimbun oleh pohon-pohon, baik dari jenis pohon bakau mahupun pohon palm.

Landscape

Namun tersimpan banyak misteri kehidupan didalamnya. Para saintis telah membuat kajian diantara penemuannya ialah Goliath ikan harimau, yang boleh membesar sehingga 150 paun (68 kilogram). Semasa ekspedisi 2008 di Congo, ahli-ahli sains telah mengkaji keupayaan ikan "raksasa" tersebut boleh mengembara.Sampel-sampel DNA telah diambil untuk mengkaji asal usul ikan tersebut dan mengenal pasti adakah spesis ini telah melalui revolusi setelah memasuki Sungai Congo ini.

Ikan Harimau

Menurut saintis yang membuat kajian tersebut,mereka telah menemui lebih 300 spesis pelik dan unik yang tidak pernah direkodkan sebelum ini. Mereka yakin jika kajian terhadap sungai ini diteruskan,mereka yakin jumlah yang bakal ditemui mungkin lebih.

Berikut diantara spesis yang mereka temui..

Ikan Gajah

Ikan Gajah Kecil

Spesis Pelik

Peta Lokasi Sungai Congo
Peta

P/s:Kehidupan pelik disungai telah kita ketahui sedikit demi sedikit tetapi bagaimana pula kehidupan pelik didalam lautan? Sudah habis ke kita teroka dan bongkar? Renung-renungkanlah betapa luas misteri dialam ini yang masih tidak kita ketahui.

View the original article here

Sunday, 22 June 2014

SUNGAI DALAM LAUT

"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini

tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara

keduanya dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S Al Furqan:53)




Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV

`Discovery' pasti kenal *Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli

oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut

putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero

dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk

ditonton di seluruh dunia.


Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba
ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya
kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di
sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi
keduanya.



Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari
penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia
mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu
menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak
kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil
tersebut.


Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian
ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al
Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang
sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi "Marajal
bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. ."Artinya: "Dia
biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh
ditembus." Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan
tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana
terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut.
Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat
22 yang berbunyi "Yakhruju minhuma lu'lu`u wal marjaan" ertinya "Keluar dari
keduanya mutiara dan marjan." Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.


Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur'an itu, melebihi
kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan
yang dalam. Al Qur'an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad
ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk
mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu
mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam
akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur'an
memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh
kandungannyamutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.
Allahu Akbar...! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi
kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al
`Azhim.Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya hati manusia akan berkarat
sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air." Bila seorang bertanya, "Apakah
caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?" Rasulullah s.a.w.
bersabda, "Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran."


Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita,
Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter,
airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih
dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah
"sungai" di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.






Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan
hidrogen sulfida, nampak seperti sungai... luar biasa bukan? Lihatlah betapa
hebatnya ciptaan Allah SWT.

View the original article here

Thursday, 8 May 2014

Gempar!!! apabila segerombolan Buaya Tembaga didapati terdampar di persisiran sungai jam 10.47 pagi



SUNGAI KINABATANGAN,
19 MAC 2014.

Penduduk di sekitar Sungai Kinabatangan gempar apabila segerombolan Buaya Tembaga didapati terdampar di persisiran sungai jam 10.47 pagi tadi...

Kehadiran buaya-buaya ini menarik orang ramai untuk melihat buaya-buaya ini sehinggakan pesisir sungai dipenuhi oleh orang ramai sekitar Kinabatangan...

Jabatan Perhilitan yang dihubungi kemudiannya tiba kira-kira jam 11.15 pagi cuba untuk menenangkan buaya-buaya tersebut, yang kemudiannya memohon supaya pemberita dipanggil...

Pemberita dari Reuters yang tiba kemudiannya cuba menemuramah ketua kepada buaya tersebut...

Buaya yang memperkenalkan diri sebagai
Duda Senang itu berkata "Seumur hidup saya 99 tahun ini tidak pernah ada mana-mana manusia yang menampar keturunan kami...

Maruah kami sejak berzaman sebagai raja sungai tercalar kerana ada Bomoh yang mendakwa pernah menampar kami....

Jadi saya selaku Raja Buaya mencabar Datok Raja Bomoh untuk turun ke sungai ini dan menampar muka salah seekor dari kami,jika dia handal orangnya...!"

Duda Senang yang turut mendakwa selaku keturunan ketiga Bujang Senang, Raja Buaya Sarawak ketika ditanya apakah punca dia
membuat kenyataan itu turut berkata

"Kami malu diketawakan oleh memerang,biawak pasir,ular air, malahan udang galah pun ketawa melihat kami, kerana menyangka kami pernah ditampar manusia, mana mahu kami letak muka kami?"

Sumber Asal: facebook


View the original article here